Mengenal Prebiotik dan Manfaatnya



Saluran pencernaan anak-anak memang sangat rentan jika tidak dijaga dengan baik. Seringkali terjadi gangguan pencernaan yang ditandai dengan BAB cair lebih dari tiga kali yang bisa mengakibatkan dehidrasi dan tubuhnya lemas. Untuk menghindari hal ini tentu sebagai orang tua harus memberikan asupan makanan bergizi yang mengandung probiotik dan prebiotik.

Selama ini kita sering mendengar istilah probiotik yang baik untuk anak. Namun ada juga namanya prebiotik yang terdengar sama namun punya beberapa perbedaan. Keduanya dibutuhkan setiap hari dalam makanan yang dikonsumsi anak untuk membantu memelihara kesehatan saluran cerna.

Apa Beda Probiotik dan Prebiotik

Probiotik merupakan bakteri baik yang hidup dan berkembang di saluran cerna si kecil. Bakteri baik ini bisa didapatkan dari makanan, suplemen maupun minuman. Lactocbacillus dan Bifidobacterium merupakan contoh bakteri probiotik yang paling umum.

Sedangkan prebiotik adalah serat pangan yang merupakan asupan makanan bagi bakteri baik/ probiotik dalam tubuh manusia agar jumlahnya tetap terjaga.

Saat prebiotik dan probiotik bekerjasama dengan baik, maka kadar bakteri dalam usu jadi seimbang, sehingga sistem kekebalan tubuh anak dapat bekerja dengan optimal. Inilah yang kemudian membuat metabolism jadi lancar, si kecil jadi berenergi, tidak mudah sakit, dan punya fokus serta mood yang baik.

Manfaat Probiotik dan Prebiotik

Keduanya memiliki manfaat untuk saluran pencernaan si kecil . Probiotik mendukung perlindungan tubuh dari bakteri jahat untuk membantu menurunkan resiko diare, dan mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan.

Prebiotik mendukung perkembangan probiotik, agar jumlahnya lebih dominan dibanding bakteri jahat yang dapat menyebabkan penyakit. Prebiotik juga mencegah sembelit dengan mempercepat pergerakan usus, membersihkan usus besar dan menjegah feses jadi keras.

Selain itu keduanya juga memiliki manfaat lain seperti:
- Membantu mengatasi sembelit dan gangguan pencernaan lainnya
- Mengurangi gejala radang usus
- Membantu mengatasi penyakit kulit seperti eksim
- Menjaga kesehatan saluran kemih dan area kewanitaan
- Mencegah pilek, alergi, infesksi saluran napas atas
- Membantu menjaga kesehatan mulut

Memilih Makanan yang Mengandung Probiotik dan Prebiotik

Untuk mendapatkan probiotik ada beberapa makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi seperti tempe, keju, yoghurt, susu pertumbuhan dan suplemen baik dalam bentuk minuman, kapsul atau bubuk. Sedangkan prebiotik bisa didapatkan dalam gandum, kacang kedelai, kacang polong, kacang merah, pisanf, outmeal, serta sayur dan buah seperti bawang putih, bawang bombai, daun bawang, juga asparagus.

Jika ingin mengonsumsi probiotik dan prebiotik, pilihlah produk makanan yang kandungan prebiotik dan kadar seratnya tinggi karena sangat baik untuk kesehatan usus. Selain itu lengkapi juga pola makan sehat dengan mengonsumi makanan dengan gizi seimbang. Hindari asupan makanan yang tinggi gula dan lemak karena menyebabkan pertumbuhan bakteri yang merugikan serta berpotensi menimbulkan penyakit.

Oya, saat hendak membeli produk yang mengandung probiotik dan prebiotik ada beberapa hal yang perlu teman-teman perhatikan. Belilah produk prebiotik yang sudah teruji klinis dan perhatikan dosis serta anjuran pakainya.

Beberapa produk mempunyai ketentuan penyimpanan, jadi ketahuilah cara menyimpan produk misal harus disimpan pada suhu tertentu. Jangan lupa untuk selalu mengecek tanggal kadaluwarsa produk dan pastikan produk sudah mendapat izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
Nah setelah tahu manfaat serta perbedaan probiotik dan prebiotik, sudah saatnya ayah bunda untuk memberikan bahan makanan yang mengandung keduanya agar si kecil terus sehat dan ceria.

1 komentar

  1. Finally, thanks to your article, I was able to figure out what the difference is between prebiotics and probiotics, and now I can correctly use these concepts.

    BalasHapus